Sepakbola / Lain-lain / Inilah Sejarah Panjang Yang Membuat Laga El Clasico Begitu Panas

Inilah Sejarah Panjang Yang Membuat Laga El Clasico Begitu Panas

El Clasico- Bukan menjadi rahasia lagi kalau laga antara Barcelona dan Real Madrid atau yang dikenal dengan el-clasico menjadi duel terpanas di Dunia saat ini. Ya, laga antara Barcelona dan Real Madrid selalu menjadi laga yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta sepakbola. Jutaan pasang mata dari seluruh penjuru dunia menjadi saksi perhelatan akbar antara el barca kontra Los Blancos. Namun bagi masyarakat spanyol pertandingan ini bukan hanya sekedar rivalitas dalam lapangan hijau semata. Terlepas dari itu ada sejarah panjang yang melatar belakangi laga el-clasico yang begitu panas. Seperti apakah itu? simak ulasan Blogekstra berikut ini.

20140322_112827_real-madrid-vs-barcelona-logo

Sejarah perseteruan antara Barcelona dan Real Madrid atau yang disebut el-clasico dimulai pada zaman Jenderal Franco. Siapakah Jenderal Franco ini? Dia adalah seorang Jenderal yang menjadi penguasa Spanyol sekitar tahun 1930. Nah di Spanyol ini ada sebuah daerah yang bernama Catalonia dengan ibukotanya bernama Barcelona dan sebagaian besar penduduknya adalah dari suku catalan. Ketika laga antara Barcelona dan Real Madrid ada semacam istilah “Catalonia is Not Spain” yang dituangkan dalam bentuk spanduk. Hal ini sebagai wujud perlawanan bangsa catalan yang pada waktu itu terjajah oleh sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Spanyol. Jadi kini anda sudah tau bukan bahwa pertandingan el-clasico ini bukan hanya sekedar pertandingan sepakbola semata melainkan ada muatan  kultur dan politik yang melatar belakangi mereka yang sudah melekat sejak ratusan tahun silam.

Franco

Tahun 1936 Jenderal Franco melalui pasukan militernya bertindak sangat kejam dengan membunuh presiden barcelona yang kala itu adalah Josep Suol. Tindakanya pun semakin menjadi-jadi dengan menjatuhkan bom di Barcelona Social Club Tahun 1938. Penindasan demi penindasan terus berlanjut dan pada tahun 1941 pasukan catalan dipaksa menyerah dari Real Madrid dibawah tekanan pasukan militer. Barcelona pun kebobolan 11 gol dari Real Madrid. Pada akhir pertandingan Barcelona akhirnya mengeluarkan permainan terbaiknya hingga bisa mencetak 1 gol. Hingga wasit meniupkan peluit panjang pertandingan berakhir dengan kedudukan 11-1 untuk kemenangan Real Madrid.

Sejak kejadian inilah Barcelona menjadi sebuah klub “anti franko”. Sebenarnya selain barcelona ada klub lain.. ( lihat halaman 2 )

Foto Profil dari Himawan Ardhi Suhendra
seorang blogger yang masih "newbie" dan selalu ingin menjadi "newbie". Karena dengan menjadi "newbie" kita tidak akan sombong dan selalu ingin belajar hal-hal baru.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

DipoDwijayaS-BlogEkstra-Gambar-PenyerangBosniaDanHerzegovinaEdinDzeko

Piala Dunia FIFA 2014: Menanti Debut Bosnia dan Herzegovina

Langkah Bosnia dan Herzegovina menuju Brazil dibuka dengan cemerlang saat mengalahkan Liechtenstein ...